Rabu, 02 Maret 2011

PENELITIAN TINDAKAN KELAS


PROPOSAL
PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mandiri pada Mata Kuliah
Penelitian Tindakan Kelas


Dosen : Dr. Asep Nursobah



Disusun Oleh :
Encep Irpan Kusaeri (208203358)



PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UIN SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG

A.    Judul Penelitian
Penerapan Metode Nadom atau bernyanyi dalam upaya meningkatkan perhatian siswa dalam Proses menghafal Asma Al-Husna pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak kelas VI Semester I MTs Darul Ulum Sukaraja Garut.
B.     Bidang Kajian
Dalam penyusunan penelitian tindakan kelas ini penulis mengambil Mata Pelajaran Aqidah Akhlak, sedangkan bidang kajian yang di teliti yaitu tentang Penerapan Metode Pembelajaran Langsung dalam proses Menghafal Asma Al-Husna.
Aqidah adalah suatu ilmu tentang ke Tuhanan. Bagaimana proses seseorang dalam mencapai suatu keimanan dan ketakwaan yang nyata dan sempurna, maka dalam ilmu inilah terdapatnya. Sedangkan Akhlak adalah suatu tingkah laku atau prilaku yang dimiliki seseorang dalam melaksanakan ibadah atau kegiatan lainnya, dan akhlak merupakan jalan dalam mencapai dari Aqidah itu sendiri.
Begitu juga dengan Asma Al-Husna adalah nama Tuhan yang baik yang Umat Islam setidaknya harus tahu tentang itu. Dengan menghafal Asma Al-Husna seseorang diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaanya. Begitu pula bagi siswa perlu sekali diajarkan. Maka perlulah sekali metode apa yang harus diterapkan, dan salah satunya dengan metode pembelajaran langsunglah sekiranya tepat dalam materi Asma Al-Husna ini.
C.    Latar Belakang Masalah
Sekolah atau Madrasah adalah sebagai lembaga pendidikan formal yang memerlukan guru dan murid sebagai pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, merupakan dua bentuk kegiatan yang tidak dapat dipisahkan antar satu dengan yang lainnya. Sekolah sebagai salah satu unsur dalam dunia pendidikan saat ini sedang mendapat perhatian penuh dari pemerintah, karena pendidikan di pandang sebagai sesuatu yang sangat diperlukan masyarakat dalam menghadapi kehidupan, dimana pendidikan saat ini terus di tata dengan baik demi terciptanya pendidikan yang berkualitas.
            MTs Darul Ulum Sukaraja yang terletak di Kecamatan Karang Pawitan merupakan salah satu Madrasah  yang berada di Kabupaten Garut dan pelajaran Akidah Akhlak yang merupakan salah satu mata pelajaran yang sangat penting untuk diberikan pada siswa. Mata pelajaran ini merupakan dasar yang harus dikuasai oleh Siswa agar mencapai ketauhidan dan tingkah laku yang terpuji, sehingga Mata Pelajaran Akidah Akhlak  sudah  diberlakukan disemua jenjang pendidikan yang bekronnya agama atau Madrasah, baik jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), maupun jenjang Madrasah Aliyah (MA) sekalipun. Mata Pelajaran ini menjadi dasar berhasil tidaknya suatu pembelajaran karena output yang dihasilkan dari Mata Pelajaran ini yaitu menghasilkan siswa yang berkepribadian terpuji. Maka peran serta guru disini sangatlah diperlukan sekali, baik buruknya suatu pembelajaran tergantung guru yang menyampaikan pelajaran. Seorang guru harus lebih kreatif dalam memilih media maupun metode yang akan disampaikan pada siswa. Jika penggunaan media dan metode sesuai dengan pelajaran maka bukan tidak mungkin pelajaran yang disampaikan akan sesuai yang duharapkan dan siswa pun akan paham dan puas dengan apa yang disampaikan.
Jika dilihat dilapangan ternyata banyak guru yang kebingungan media atau metode apa yang harus disampaikan. Tidak sedikit siswa yang tidak paham dalam mata pelajaran karena kesalahan guru dalam menyampaikan pelajaran. Banyak terdapat siswa yang sulit untuk menghafal suatu mata Pelajaran Khusunya Asma AL-Husna, ini tentu merupakan masalah yang perlu dicarikan penyelesaiannya secara tepat.
Untuk mengetahui masalah apa yang dihadapi dalam pelajaran Akidah Akhlak khususnya materi Asma Al-Husna, maka harus diadakan Penelitian Tindakan Kelas. Maksud dari Penelitian tindakan kelas adalah untuk membantu seseorang dalam mengatasi secara praktis persoalan yang dihadapi dalam situasi darurat dan membantu pencapaian tujuan ilmu sosial dengan kerja sama dalam kerangka etika yang disepakati bersama. Raport (1970, dalam Hopkins, 1993).
 Penelitian tindakan kelas yang akan peneliti laksanakan adalah merupakan salah satu inovasi dalam mengetahui perkembangan-perkembangan yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran di MTs  tersebut.
D.    Identifikasi, Perumusan dan Pemecahan Masalah
a.       Identifikasi Masalah
Setelah dilihat latar belakang di atas peneliti dapat mengidentifikasi masalah tersebut, maka kami menemukan bahwa hal itu dapat terjadi disebabkan karena beberapa hal, diantaranya adalah sebagai berikut:
1.      Sikap pasif siswa dalam mengikuti pelajaran karena metode pengajaran yang kurang bervariatif.
2.      Guru tidak menggunakan teknik menghafal yang baik dan efektif.
3.      Siswa mengalami kesulitan saat menghafal asmaul husna.
4.      Siswa kurang memahami arti asmaul husna.
Berdasarkan data-data tersebut, maka dapat kami batasi masalah yang akan menjadi tindakan perbaikan berkaitan dengan Sikap pasif siswa dalam mengikuti pelajaran karena metode pengajaran yang kurang bervariatif dan Guru tidak menggunakan teknik menghafal yang baik dan efektif.  
b.      Perumusan Masalah
Dari pembatasan masalah di atas, dapat kami rumuskan masalah penelitian tersebut yaitu : “Apakah dengan guru menggunakan Metode Bernyanyi dapat meningkatkan perhatian  hafalan Asma Al-Husna bagi siswa kelas VI Madrasah Tsanawiyah Negeri Banjarangsana Ciamis?”
c.       Pemecahan Masalah
Dari Identifikasi dan Perumusan Masalah di atas, maka peneliti berfikir bahwa dalam mengatasi masalah kesulitan siswa dalam memahami dan menghafak Asma Al-Husna, dapat dilakukan dengan menggunakan metode Bernyanyi yang bervariatif sehingga siswa dapat tertarik dan tidak bosan dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu peneliti merumuskan hipotesis tindakan “Metode Bernyanyi dapat meningkatkan perhatian siswa dalam proses menghafal siswa”.
E.     Tujuan Penelitian
Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mengatasi kesulitan siswa kelas VI Semester I MTs Darul Ulum Sukaraja Garut. Secara khusus tujuan dari penelitian ini adalah diantaranya:
1.      Masukan bagi guru, khususnya guru agama dalam proses pembelajaran banyak sekali metode yang dapat digunakan.
2.      Meningkatkan perhatian siswa dalam menghafal dengan menggunakan Metode bernyanyi.
3.   Untuk mengetahui apakah melalui Metode Bernyanyi dapat meningkatkan perhatian menghafal siswa kelas VI MTs Darul Ulum Sukaraja Garut.
F.     Manfaat Hasil Penelitian
Manfaat yang diharapakan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.   Bagi peneliti merupakan metode untuk mengembangkan diri dalam proses KBM.
2.   Bagi siswa dapat dijadikan sebagai metode dalam meningkatkan hafalan suatu materi pelajaran
G.    Kajian Pustaka
1. Pengertian umum Metode Pembelajaran
Metode secara harfiah adalah “cara”. Dalam pemakain yang umum diartikan sebagai suatu cara atau prosedur yang dipakai untuk mencapai tujuan tertentu.(Belajar Pembelajaran, Sobry Sutikno, 2009)
Pembelajaran berarti segala upaya yang dilakukan oleh pendidik agar terjadi proses belajar pada diri siswa. Jadi, metode pembelajaran adalah cara-cara menyajikan mata pelajaran yang dilakukan oleh pendidik agar terjadi proses belajar pada diri siswa dalam upaya untuk mencapai tujuan.
Dengan demikian, salah satu keteramfilan guru yang memegang peranan penting dalam proses pembelajaran adalah keterampilan dalam memilih metode.
Bernyanyi adalah proses mengeluarkan suara dengan nada-nada yang beraturan sehingga mengeluarkan harmoni yang indah yang dapat didengar secara baik dan dapat dihafal oleh si pendengar.(Dedi AM, Anak PSM UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
Dengan demikian, Metode Bernyanyi dimaksudkan sebagai metode dalam proses pembelajaran yang diharapkan agar siswa dapat menghafal suatu materi dalam suasana yang lebih menarik dan tidak menjenuhkan.
2.   Ciri-ciri umum Metode yang baik
Metode yang tepat adalah metode yang dapat mencerdaskan pendidik, sehingga selalu terjadi proses kretifitas guru yang dapat menstimulasi peserta didik. Banyak macam metode yang dapat dipakai dalam proses pembelajaran. Namun perlu diingat bahwa tidak semua metode bisa dikategorikan metode yang baik, dan tidak pula semua metode dikatakan jelek. Kebaikan suatu metode terletak pada ketepatan memilih atau sesuai dengan materi yang akan disampaikan.
Terdapat beberapa ciri dari sebuah metode yang baik, berikut ini (Belajar dan pembelajaran, Sobry Sutikno,2009)
·         Berpadunya metode dari segi tujuan
·         Memiliki daya sesuai dengan watak siswa dan materi
·         Dapat mengantarkan siwa pada kemampuan praktis
·         Dapat mengembangkan materi
·         Memberikan keleluasaan pada siswa untuk menyatakan pendapatnya
·         Mampu menempatkan guru dalam posisi yang tepat, terhormat dalam keseluruhan proses pembelajaran.
3.   Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam Pemilihan Metode Pembelajaran
Pupuh Faturrohman dan M. Sobry Sutikno (2007) mengurai beberapa faktor yang mempengaruhi dalam pemilihandan penentuan metode, diantaranya adalah :
a.       Tujuan yang hendak dicapai
Tujuan adalah sasaran yang dituju dari setiap kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, tujuan menjadi pedoman arah dan sekaligus sebagai suasana yang akan dicapai dalam kegiatan pembelajaran. Semakin jelas dan operasional tujuan yang akan dicapai, maka semakin mudah menentukan metode mencapainya.
b.      Materi Pelajaran
Materi Pelajaran adalah sejumlah materi yang hendak disampaikan oleh pendidik untuk bisa dipelajari dan dikuasai oleh siswa. Dalam penelitian ini Materi Pelajaran yang disampaikan adalah tentang Asma Al-Husna. Jadi Metode yang akan dipakai harus sesuai dengan materi Asma Al-Husna ini. Jadi metode yang dipakai dalam materi ini yaiti Metode Bernyanyi.
c.       Siswa
Siswa disini sebagai subjek menjadi faktor yang mempengaruhi dalam pemilihan metode. Siswa memiliki karakteristik yang berbeda-beda, baik minat, bakat, kebiasaan, motivasi, situasi sosial, linkungan keluarga dfan harapan terhadap masa depannya. Semua perbedaan diatas tadi akan berpengaruh terhadap penentuan metode pembelajaran.
d.      Situasi
Situasi kegiatan belajar merupakan setting lingkungan pembelajaran yang  dinamis. Guuru harus teliti dalam melihat situasi. Pada waktu-waktu tertentu guru perlu melakukan proses pembelajar diluar kelas atau alam terbuka.
e.       Fasilitas
Fasilitas dapat mempengaruhi pemilihan dan penentuan metode. Oleh karena itu, ketiadaan fasilitas akan sangat mengganggu pemilihan metode yang tepat, seperti tidak adanya Media Audio visual untuk menghafal Asma Al-Husna, jelas kurang mendukung penggunaan Metode bernyanyi dalam pembelajaran.
f.       Guru
Zakiah Darajat (1995) dalam Pupuh Faturrohman dan Sobry Sutukno (2007) menjelaskan bahwa setiap guru memiliki kepribadian sendiri-sendiri yang unik.karena pribadi guru itu unik, maka perlu dikembangkan secara terus-menerus agar guru itu terampil dalam :
·         Mengenal dan mengakui harkat dan potensi dari setiap individu atau siswa yang diajarkan.
·         Membina suasana sosial yang meliputi interaksi pembelajaran
·         Membina suatu perasaan saling menghormati, tanggung jawab dan saling mempercayai antar guru dan siswa.
4.   Materi Pelajaran Asma Al-Husna
Asma-Al-Husna adala Nama-nama Allah yang bagus. Asma Al-Husna itu baik dihafal bagi setiap umat Islam. Karena dengan mengetahui dan menghafal nama-nama Allah bisa mendapat keberkahan baik bagi yang menghafal maupun yang mendengar. Dalam Al-Quran nama-nama Allah itu ada 99 nama. Yang dimulai dari Allah dan di akhiri Shobur.

H.    Rencana dan Prosedur Penelitian
1. Seting Penelitian
·         Tempat
Dalam penilitian ini peneliti mengambil lokasi di Tempat penelitian  MTs Darul Ulum Sukaraja Garut penulis mengambil lokasi atau tempat ini dengan pertimbangan Alumnus pada sekolah tersebut, sehingga memudahkan dalam mencari data, peluang waktu yang luas dan subyek penlitian yang sangat sesuai dengan profesi penulis.
·         Waktu            
Waktu penelitian pada minggu ke-1 bulan juni tanggal 2 juni sampai dengan minggu ke-3 tanggal 17 juni 2010.
·         Subjek            
Sebagai subjek penelitian adalah siswa kelas VI MTs Darul Ulum Sukaraja Garut dengan jumlah total satu kelas 32 orang, terdiri atas 14 orang siswa laki-laki dan 18 orang siswa perempuan.
2.   Desain Penelitian adalah berupa Penelitian Tindakan Kelas dengan alur kegiatan sebagai berikut :
Refleksi Awal        
Perencanaa Tindakan 1                                          
Pelaksanaan Tindakan 1
Observasi, Refleksi dan Evaluasi 1
Perencanaan Tindakan II                        
Pelaksanaan Tindakan II         
Observasi, Refleksi, Dan Evaluasi II
Perencanaan Tindakan III         
Pelaksanaan Tindakan III        
Observasi, Refleksi, Dan Evaluasi III.
I.       Jadwal Penelitian
No
KEGIATAN
MINGGU KE……..
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
Perencanaan
V











2
Persiapan












3
Pelaksanaan Tindakan I
V











4
Pelaksanaan Tindakan II

V










5
Pelaksanaan Tindakan III


V









6
Pengolahan Data



V








7
Penyusunan Laporan




V










J.      Biaya Penelitian
Kegiatan Penelitian yang telah dilaksanakn tidak hanya sekedar mengandalkan tenaga saja, tetapi memerlukan adanya dana atau biaya. Mulai dari tahap perencanaan, persiapan hingga kegiatan akhir yaitu penyelesaian laporan penelitian. Rencana anggaran pembiayaab penelitian sebagai berikut :
NO
Kegiatan
Biaya (Rp)
Keteerangan
1
Perencanaan :
·         Pengetikan RPP


10.000.-

  5.000.-
Subjek yang diteliti adalah siswa kelas VI MTs berjumlah 32 orang
2
Pelaksanaan :
·         Transportasi (selama 3 kali pelaksanaan)

  9.000.-
Peneliti
3
Penyelesaian :
·         Pengetikan dan Penggandaan Laporan Hasil Penelitian

40.000.-
Peneliti

K.    Personalia Penelitian
Penelitian Tindakan Kelas ini melibatkan penulis sebagai peneliti, di bantu oleh guru Akidah Akhlak MTs Darul Ulum sebagai rekan, dan siswa kelas VI MTs Darul Ulum Sukaraja Garut sebagai objek yang diteliti.

L.     Daftar Pustaka
Suharsimi Arikunto dkk. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Sobry Sutikno. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Bandung : Prospect
Yaya suryana dan tedi priatna. 2009. metodelogi penelitian pendidikan. Bandung : Azkia pustaka utama.

M.   Lampiran-Lampiran
·         Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
·         Riwayat Hidup Peneliti






RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Mata Pelajaran            : Akidah Akhlak
Kelas / semester          : VI/I
Pertemuan ke              : 1-3
I.                   STANDAR KOMPENTENSI
Menghafal Asma Al-Husna (nama-nama Allah yang baik).
II.                KOMPENTENSI DASAR
-          Menjelaskan Pengertian Asma Al-Husna
-          Membacakan Asma-Al-Husna
III.             INDIKATOR
Siswa dapat/mampu:
1.      Mengartikan Asma Al-Husna
2.      Mengulang-ulang membaca Asma Al-Husna dengan benar.
3.      Menghafalkan Asma Al-Husna
IV.             TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah pembelajaran, peserta didik dapat:
Membaca, mengartikan, mengulang-ulang bacaan serta menghafalkan Asma Al-Husna dengan baik dan benar.
V.                BAHAN AJAR:
Asma Al-Husna (Nama-nama Allah yang Baik)
VI.             ALOKASI WAKTU:
6 x 20’ (3x pertemuan)

     VII.       METODE PEMBELAJARAN
      Nadom atau Bernyanyi
    VIII.      KEGIATAN PEMBELAJARAN
      Pertemuan ke 1
A.    Pendahuluan
1.      mengkondisikan peserta didik untuik mengikuti proses pembelajaran.
2.      mengulas materi sebelumnya yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari.
3.      menjelaskan tujuan kompentensi dasar yang akan dicapai.
B.     Kegiatan Inti
Pertemuan ke 1
1.      peserta didik disuruh mencatat Asma Al-Husna beserta artinya.
2.      peserta didik disuruh mengulang bacaan Asma Al-Husna yang dicontohkan oleh guru.
3.      peserta didik disuruh mencari pasangan/teman untuk melafalkan Asma Al-Husna dengan artinya (tutor sebaya).
Pertemuan ke 2
1.      pendidik memberi contoh lagu Asma Al-Husna sesuai dengan CD.
2.      peserta didik disuruh meniru lagu Asma Al-Husna yagn dicontohkan oleh guru dengan baik dan benar secara bersama-sama.
3.      Pesrta didik secara bersama- sama mengulang-ulang lagu Asma Al-Husna
     Pertemuan ke 3
1.      peserta didik disuruh untuk menampilkan hafalan Asma Al-husna dengan lagu di depan kelas secara satu persatu
2.      peserta didik disuruh menulang kemabali lagu Asma Al-Husna  secara bersama-sama..
C.     Kegiatan penutup
1.      guru memberikan umpan balik.
2.      siswa bersama-sama dengan guru menyimpulkan hasil pembelajaran.
3.      guru melakukan penilaian.
4.      guru melakukan / memberikan tindak lanjut berupa hafalan.
5.      guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan selanjutnya.
IX. PENILAIAN
1.      Tes:  lisan (menghafal lagu Asma Al-Husna)
2.      Nontes: unjuk kerja.

     X. SUMBER
1. Sumber        : Buku Aqidah Akhlak kelas VI Semester I

Mengetahui                                                     Banjarangsana, 02 Maret 2011  
            Guru Pamong                                                              Peneliti


IBU KHODIZAH M.Ag                                    ENCEP IRPAN KUSAERI
             NIP. 1963 1214 1984                                                            NIM. 208 203 358
RIWAYAT HIDUP PENELITI
Nama                           : Encep Irpan Kusaeri
Tempat, Tanggal Lahir: Garut, 11 September 1991
Alama Asal                  : Jl. Raya Mekarwangi Kmp. Babakan Palahan
                                       Desa Mekarwangi Kec Cihurip Kab Garut
Alamat Sekarang         : Komplek Bumi Asri Ujung Berung Bandung.
No Kontak                  : 081910042758
Perguruan Tinggi         : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
                                       Jurusan Pendidikan Agama Islam
Riwayat Pendidikan    :
                                       SD    : Negeri Mekarwangi III
                                       SMP : Negeri I CIHURIP
                                       SMA            : MA DARUL’ULUM GARUT

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar